Habiskan Uang Gajimu di Jalan yang Benar

Kenapa tiba-tiba saya ingin sekali memposting salah satu status FB Mas Gesa pada blog ini. Meskipun sebelumnya saya tidak kenal sama sekali pada beliau, dan juga saat membaca tulisan tersebut saya sedang rehat sebentar dari asyik-asyiknya menikmati Video Sajian Kang Rendy tentang sebuah ilmu yang sedang saya pelajari. Ya sudahlah, saya putuskan ngepos tulisan tersebut dan saya rubah judulnya menjadi “Habiskan Uang Gajimu di Jalan yang Benar“.

dan inilah alasannya, Seandainya anda membaca tulisan berikut sampai selesai, anda akan menemukan sebuah ilmu yang layak untuk kita perjuangkan demi keluarga tercinta. Ok, inilah tulisan Mas Gesa Fulugon yang saya maksud.

Menghabiskan Uang di jalan yang benar

Mungkin kita tidak punya kuasa untuk merekayasa pemasukan kita, namun kita punya kuasa penuh untuk mengontrol semua pengeluaran kita. Atau jangan jangan kita pun tidak punya kuasa untuk mengelola pengeluaran kita??

Salah satu yang menyebabkan terjadinya krisis keuangan pada diri dan rumah tangga kita adalah karena kurangnya ilmu mengelola keuangan yg baik.. Salah satunya mungkin penentuan prioritas pengeluaran..

Tanda2 bermasalahnya keuangan kita adalah: kita mulai merasa uang yang yg ada tidak cukup (atau bahkan tidak pernah cukup), merasa perlu hutang utk menutupi setiap kebutuhan kita (bahkan kebutuhan rutin bulanan) akhirnya hutang selalu bertambah tiap bulan dan menumpuk sampai2 kita kebingungan gmn cara utk bayarnya.. akhirnya kebahagian dasar kita: ketenangan, keamanan dan keharmonisan rumah tangga menjadi terganggu karena TEROR HUTANG. Banyak perceraian Rumah Tangga itu disebabkan oleh faktor ekonomi, merasa kurangnya penghasilan, banyaknya pengeluaran dan banyaknya hutang. Naudzubillahi mindzalik.. Semoga kita terhindar dari ujian seperti ini..

Agar tidak kejadian, harusnya semua dari kita WAJIB mempelajari ilmu pengelolaan keuangan sederhana. Karena menurut saya ini salah satu skill yg harus dimiliki semua orang, apapun kerjannya. Mungkin ada yg ngerasa ga perlu karena ngerasa gaji n pendapatannya kecil.. Padahal karena gaji kecil itulah makanya perlu diatur agar keberjalanan perusahaan yg bernama rumah tangga bisa berjalan dg lancar dan tahan lama.. Biar ga bangkrut ditengah jalan.. Entah suami atau istri sama ajah, dua2nya harus belajar.. Bisa baca2 buku ttg financial planning, artikel2 di google, ikut seminar atau pelatihan,, bebaaass.. Yg penting diniatkan..

Dalam perjalanan Balikpapan Jakarta dg pesawat, sy isi waktu luang ini dg membaca buku, ‘sangu’ dari istri tadi pagi.. Buku ttg pengelolaan keuangan, judulnya “habiskan saja gajimu!” Karangannya Ahmad Ghozali. Bukunya enteng dan gampang dicerna. Utk yg baru mo belajar bisa tuh dibaca. Ya beberapa poin menariknya:

  1. Gaji atau pendapatan harus dihabiskan, jangan disisakan, dihabiskan ke pos2 yg kita tentukan sendiri.
  2. Beberapa pos2 utk menghabiskan uang Diantaranya: Kewajiban Sosial (ZIS), kewajiban Pihak Lain (utang & cicilan), hak Diri Kita masa Depan (tabungan & investasi), hak diri kita sekarang (biaya hidup & belanja)
  3. PRIORITASnya jangan kebalik balik.
  4. PRIORITAS Pertama Kewajiban Sosial kita sebagai makhluk diantaranya Zakat, Infaq, shadaqah, membantu orang lain, membahagiakan orang tua dll. Baiknya semua di budgetkan.. Besaran mah bebas.. Minimal 2.5% dari gaji n pendapatan kita.
  5. PRIORITAS kedua kewajiban kita kepada orang/pihak lain. Diantaranya Cicilan Hutang ke teman atau saudara, hutang KPR, hutang kartu kredit, dan hutang hutang lainnya. Klo mau hutang kita harus ngukur kemampuan bayar kita, kita hutang bakal bisa bayar apa engga, soalnya hutang masalah yg sgt serius bgt. Baiknya maksimal cicilan Hutang kita 30% dari gaji/pendapatan kita. Yang udah punya dirapihkan dan dibuat rencana cicilan hutangnya, yang belum punya hutang mungkin bisa diatur agar cicilan hutang kita ga lebih dari 35% gaji/pendapatan kita.
  6. PRIORITAS ketiga Hak kita di masa depan. Diantara tabungan jangka pendek atau investasi. Punya tabungan adalah salah satu hal yg penting, untuk antisipasi atau jaga2 ada kebutuhan mendesak dg jumlah besar di masa yg akan datang baik yg terencana atau tidak.. Misal musibah kecelakaan, atau motor rusak, atau tiba2 harus ganti kasur dll.
  7. PRIORITAS keempat hak kita di masa sekarang. Pos anggaran ini menjadi prioritas yg plg bawah krn kita punya kuasa penuh utk mengaturnya. Untuk biaya hidup dibagi menjadi DUA. Yg fixed dan Fleksibel. Fixed harus diprioritasin dibanding fleksibel. Fixed contohnya: uang sekolah anak, uang listrik, uang air, dll. Yg fleksibel tuh uang makan, belanja baju, belanja lain2, dll.
  8. Klo udah nentuin semua prioritas, dibukukan ajah secara tertulis menjadi RULES of BUDGETTING PLAN rumah tangga. Setiap uang masuk buka kembali rules2 ini utk menentukan budget kita 1 bulan ini.
  9. DISIPLIN dan ISTIQOMAH. Harus dievaluasi terus inih, kita sudah sesuai dg peraturan yg kita buat sendiri atau belum.

Mari berjuang kawan kawan, untuk membesarkan perusahaan Rumah Tangga kita masing masing, dimulai dengan merapihkan pengelolaan keuangannya dan disiplin menjalankannya. Bismillah.. Semoga Allah selalu memberikan kita rezeki yg halal, berkah dan banyaaak.. Amin..

DI SHARE ajah, ga perlu ijin..

-papagon-

menghabiskan-uang-di-jalan-yang-benar

penghasilan-dan-pengeluaran-yang-benar

Source: https://www.facebook.com/gesa.falugon/posts/10154431418513584?pnref=story

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *